hujan terus (sesuatu)
harian Bali Post Pagi ini 09 Januari 2012
Denpasar (Bali Post) -Hujan yang mengguyur wilayah Bali, termasuk Denpasar, sejak Sabtu (7/1) malam hingga Minggu (8/1) kemarin, menimbulkan sejumlah bencana. Guyuran hujan yang terus-menerus menyebabkan jalan di kawasan Jalan Gatot Subroto, Banjar Pagutan, Padangsambian Kaja, Denpasar Barat jebol. Akibat jebolnya jalan tersebut, sejumlah rumah warga di kawasan itu terendam air cukup tinggi bahkan nyaris tenggelam. Genangan air yang cukup tinggi juga terjadi di kawasan Jalan Tukad Yeh Aya, Tukad Batanghari dan sekitarnya. Selain itu, pohon tumbang juga terjadi di Jalan Danau Poso Sanur, tepatnya sebelah barat Pura Belanjong.
Pohon tumbang juga terjadi di Jalan Veteran, Denpasar, pukul 20.30 wita, Minggu kemarin. Pohon waru yang tumbuh di depan SE Market, Jalan Veteran Denpasar, tumbang ke tengah jalan. Akibatnya dalam sekejap terjadi kemacetan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya satu mobil yang parkir di jalan tersebut tertimpa sehingga kapnya rusak. Akibat kemacetan tersebut, kendaraan yang datang dari arah Lapangan Puputan Badung dan Pasar Satria terpaksa putar arah melawan arus lalu lintas karena tidak bisa melewati jalan tersebut menuju Jalan Pattimura.
Lima Meter
Bagian jalan yang jebol di Gatot Subroto memang hanya sekitar lima meter. Namun, material jebolan jalan itu menutupi proyek gorong-gorong yang ada di sekitarnya sehingga aliran air tersumbat. Akhirnya, air meluap dan menggenangi sejumlah rumah warga, termasuk pertokoan yang ada di sana.
Kondisi terparah menimpa tiga rumah warga yang dihuni oleh keluarga I.B. Alit, Putu Purdana Yasa dan Santoso yang juga memiliki 12 unit kamar kontrakan yang berlokasi di samping rumah tinggalnya. ''Saat ini masih ada proyek perbaikan gorong-gorong dari provinsi. Karena ada bagian jalan yang jebol, sehingga tanahnya masuk ke gorong-gorong. Inilah yang menyebabkan air meluap ke rumah warga,'' kata Kepala Desa Padangsambian Kaja, I Made Gde Wijaya.
Akibat bencana ini, sekitar 45 orang warga termasuk anak-anak terpaksa diungsikan ke Balai Banjar Pagutan sambil menunggu genangan air surut. Mengingat ketinggian air yang menggenangi rumah warga cukup tinggi, petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar harus menggunakan perahu karet guna mengevakuasi penghuni rumah. Untuk sementara, Pemkot Denpasar menyiapkan tempat pengungsian di balai banjar setempat.
Atas kondisi ini, Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara dan Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara langsung memerintahkan masing-masing SKPD yang berwenang seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Denpasar dan beberapa instansi terkait lainnya untuk tanggap dan secepatnya menggelontor segala keperluan dan bantuan yang diperlukan warga yang terkena musibah. ''Semua SKPD harus mendata dan langsung sigap akan kondisi-kondisi bencana yang kemungkinan terjadi. Berbagai bantuan seperti peralatan medis juga kami siapkan untuk korban,'' kata Rai Iswara.
Sementara itu, petugas PU Kota Denpasar juga sudah melakukan pengerukan tanah yang menyumbat gorong-gorong tersebut. Berbagai bantuan seperti makanan, selimut dan obat-obatan juga sudah disiapkan di tempat pengungsian setempat. (kmb13/san)
Hujan mengguyur dari kemarin sampai sekarang , kasihan mio ku kehujanan terus .
Tanpa ada matahari muncul dari kemarin, sepertinya ancaman buat badai matahari sampai ke bumi pending karena mataharinya ga kelihatan .
Ramalan cuaca 9 januari 2012 dari BMKG Indonesia
Selamat beraktivitas, hujan tak ada halangan untuk membuat hari ini tak bersemangat :)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar