Jatiluwih dan Yeh Panas
Libur gua hari ini cukup menyenangkan karena bisa seharian ditemeni pacar, kebiasaan kalau liburan akan jalan-jalan buat menikmati liburan. Tapi berebda untuk jala-jalan kali ini, karena akan pergi ke kota tabanan. Pengen banget rasanya gua pergi ke airpanas dan indahnya jatiluwih dengan panorama pesawahan pedesaan, dan hari ini terwujud tapi dengan berbagai alasan pacarku. Pacarku pernah punya mantan/teman di daerah penebel tabanan yang sekarang menjadi seperti musuh yang menjijikkan, entahlah hanya dia dan dialah yang tahu apa masalah sebenarnya cuma masalalu.
Sekitar pukul 12an lebih baru berangkat dari denpasar dengan menempuh perjalanan melewati dua kabupaten sekaligus, kabupaten badung dan tabanan. Selama 2 jam perjalanan angin kencang menyelimuti langit bali hari ini, hampir sampai jatiluwih pohon roboh menghalangi jalan menuju ke jatiluwih. Setelah melewati pohon tumbang tangan gua kejatuhan buah besar dan kena kaca helm dan tangan. Tidak sampai disitu sampai dijatiluwih pun angin kenceng membuat kita berdua terjebak di tengah angin kencang. Finally cuma dapet foto sedikit doang , sedikit menyesal sih soalnya pemandangannya bagus .
Setelah melewati hujan angin di jatiluwih kita putuskan untuk pulang dengan perjalanan yang cukup menyeramkan kondisi jalannya. Perjalanan dilanjutkan ke Yeh panas atau airpanasnya namun sayang sribu sayang sesampainya di airpanas pohon tumbang tepat di pintu masuknya. padahal sudah membeli tiket masuknya dan senyum lebar sudah tergaris indah di bibirku namun apa yang di dapatkan sebuah kekecewaan untuk tidak mandi disana. he he he
Perjalanan pulang pun diputuskan dengan sedikit menyesal namun tetep bahagia selamat dari kejadian yang cukup menyeramkan angin kencang. Pelajaran yang saya ambil dari perjalanan ini cukup banyak mulai dari sesuatu itu tidak bisa dipaksakan bila dari salah satu bilang tidak mending itu tidak memaksakannya dan sesuatu masalah itu dibicarakan secara baik-baik.








Tidak ada komentar:
Posting Komentar